06 Juli 2010

Teknik Informatika Bilingual angkatan 2007 Kuliah 1 Semester di Universiti Teknologi Malaysia

Mahasiswa program studi Teknik Informatika kelas Bilingual angkatan 2007 Fasilkom Unsri tiba di Skudai, Johor pada tanggal 1 Juli 2010 sejumlah 69 orang untuk mengikuti kuliah satu semester di Fakulti Sains Komputer dan Sistem Maklumat (FSKSM) Universiti Teknologi Malaysia (UTM). Perkuliahan akan dimulai pada tanggal 12 Juli dan berakhir pada tanggal 13 Nopember 2010. Dari 69 orang mahasiswa tersebut terdiri dari 35 orang lelaki ditempatkan di Hostel K14 dan K15, dan 34 orang perempuan ditempatkan di Hostel K9.


Mahasiswa mengikuti kuliah berdasarkan mata kuliah yang dipilih sebelum berangkat ke UTM dan mendapat persetujuan dari rapat jurusan. Supaya mata kuliah yang dipilih mahasiswa sesuai dengan kompetensi dan sasaran yang ingin dicapai oleh jurusan Teknik Informatika. Jumlah sks yang boleh diambil oleh mahasiswa terletak pada kisaran 12 sampai 18 sks. Mahasiswa ini akan mengikuti kuliah di kelas internasional, agar mereka dapat berinteraksi dengan mahasiswa dari berbagai bangsa, seperti dari Iran, Irak, Yaman, Sudan, Somalia, dan lain sebagainya.


Adapun mata kuliah yang dipilih oleh mahasiswa adalah Industrial Quality Control Technique, IT Enterpreunership, Computer Forensic, Computational Intelligence, Database Administration, Network Programming, Interactive Computer Graphics, Industrial Operation Management, Computer Graphic Modelling.


Program ini merupakan program lanjutan dari tahun 2009 yang telah mengirim mahasiswa program studi Teknik Informatika kelas Bilingual angkatan 2006 sebanyak 28 orang dengan hasil sangat memuaskan. Mereka tidak saja mendapatkan pola pembelajaran berstandar internasional, adanya kemudahan akses artikel (paper) dari berbagai jurnal internsional secara gratis, tersedia berbagai fasilitas olahraga untuk bermain futsal, bola kaki, basket, kriket, bola voli, bulu tangkis, bahkan berkudapun ada (tapi berkuda ini harus bayar). Untuk pergi kuliah tersedia shuttle bis yang tidak perlu bayar lagi. Untuk keamanan setiap pintu gerbang dijaga secara 24 jam, sehingga mahasiswa keluar atau masuk kampus tidak boleh melibihi pukul 10 malam. Bila mereka melakukan itu, akan ditangkap oleh petugas keamanan dan diselesikan menurut aturan yang berlaku di UTM.

Pengenalan Pola

Setiap benda atau sesuatu mempunyai polanya masing-masing, baik dalam bentuk perilaku (behavior) atau karateristik maupun dalam bentuk fisik, seperti wajah, sidik jari, tulisan tangan dan sebagainya. Berdasarkan wujud pola inilah seseorang dapat mengenali orang lain atau membedakan satu benda dengan benda lainnya, dan seterusnya.

Pola ini dibentuk oleh Allah bagi manusia, agar mereka mampu mempelajari gejala atau fenomena alam untuk dimanfaatkan bagi kelangsungan hidupnya. Keberlangsungan kehidupan ini ditentukan juga oleh pola alam yang ada disekitar kehidupan manusia. Bila alam mengalami perubahan pola dari keseimbangannya, maka manusia akan mengalami perubahan pola tersebut seperti: banjir, penyakit, gunung meletus dan lainnya.

Manusia dituntut untuk memperlakukan pola alam ini sesuai dengan polanya agar terjalin keharmonisan pada alam. Adanya keharmonisan alam membuat manusia dapat menikmati hidupnya secara nyaman di alam ini. Pola-pola kehidupan yang diberikan Allah hendaklah dijaga agar keberlangsungan hidup dapat terjamin bagi generasi mendatang. Karena kehidupan masa depan ditentukan oleh kehidupan orang-orang pada masa kini.

Johor, 06 Juli 2010.

09 Juni 2010

Jadilah yang Terdepan

Setiap manusia itu spesial dengan segala kelebihan dan kekurangan yang dimilikinya. Bahkan di dalam suatu keluarga pun, karakteristik yang dimiliki tiap penghuninya akan berbeda-beda, tidak ada yang sama persis. Baik dari sifat, watak atau karakter yang dimiliki tiap individunya.

Hal inilah yang menjadikan tiap-tiap individu ini menjadi spesial. Kedudukan kita di mata Allah pun akan terlihat sama, sebagai makhluk ciptaanNYA. Namun terkadang masih saja ada manusia-manusia yang menganggap bahwa dirinya lebih dibandingkan orang lain disekitarnya. Oleh karena itu hendaknya kita selalu bersyukur dengan apa-apa yang telah diberikanNYA.

Apalagi kita diciptakan dalam keadaan yang sempurna, sehat jasmani dan rohani. Sementara itu, ada saudara kita yang kurang beruntung dengan mengalami kecacatan fisik dan atau mental. Mereka tentu memerlukan dorongan semangat atau motivasi dari kita, agar mereka merasa diterima dan diperlakukan dengan baik dalam hidup ini.

Untuk itu, kita jangan menilai seseorang itu dari tampilan fisik (mentalnya) saja, karena semua manusia adalah makhluk Allah yang diciptakan sama yang membedakannya adalah ketakwaannya terhadap Allah subhanahu wata' Allah semata saja.

====================
Tulisan ini dikutip dan diedit dari koran Sumatera Ekspres tanggal 09 Juli 2010.