20 Januari 2012
Empat Mahasiswa Fasilkom mendapatkan PKM 2012
1. MAGICAL LINGI: Menyulap Tanaman Liar "Lingi" Menjadi Produk yang Eksotik dan Bernilai Jual Tinggi, PKMK, Akhmad Riansyah, dkk Sistem Komputer/Teknik Komputer Jaringan;
2. Pembuatan PUBLE ICE (Es Puter Belewah), PKMK, Alfriyaldi, dkk., Teknik Informatika;
3. "Vaccum" Variasi Cup Cake Unik Ala Mahasiswa, PKMK, Nike Mardiana Marbun, dkk., Teknik Komputer Jaringan;
4. "Bill Gates Kecil dari Kampungku" Sosialisasi Pengetahuan Teknologi Informasi untuk Menggali Potensi Anak-anak Tingkat Sekolah Dasar di Kecamatan Sukarami Palembang, PKMM, Tifany Nabarian, Teknik Informatika.
Pelaksanaan kegiatan PKM tahun 2012 dimulai bulan Januari 2012 dan akan dimonitoring pada bulan Mei 2012. Untuk itu, mahasiswa yang mengikuti program ini diharapkan segera melaksanakan kegiatan ini.
Selamat bekerja dan mudah-mudahan terpilih pada Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) 2012 di Yogyakarta.
09 November 2011
Allah adalah Sebaik-baik Penegur
Selamat membaca!
Tak banyak manusia mampu tersadar dari kesalahannya walau telah banyak teguran baek itu dalam bentuk lisan ataupun perbuatan yang diterimanya. Sungguh miris melihatnya, karena akan berpengaruh kepada orang disekelilingnya. Tak luput membuat orang lain merasa terdholimi dengan perbuatannya itu. Jika teguran manusia tak mampu membuatnya sadar, cukuplah Allah SWT sebaik-baik Penegur. Lebih lanjut klik di sini
atau
http://senyuman.wordpress.com/2007/11/22/sebaik-baik-penegur/#more-48
20 Oktober 2011
Mengutamakan Ibu Kita
Rasulullah berkata, “Ibumu.”
Dia berkata, “Lalu siapa lagi?”
“Ibumu,” kata Rasulullah.
Dia berkata, “Kemudian siapa?”
Rasulullah menjawab, “Ibumu.”
Dia berkata, “Lantas siapa lagi?”
Rasulullah Saw menjawab, “Ayahmu” (H.r. Bukhari dan Muslim).
Lebih lanjut lihat tautan berikut ini: http://hidayatullah.com/read/19409/19/10/2011/mengutamakan-ibu-kita.html
15 Juli 2011
Mata Kuliah untuk Tek. Informatika & SI Kelas Bilingual Angkatan 2008
Kepada mahasiswa jurusan Teknik Informatika dan Sistem Informasi kelas bilingual angkatan 2008 yang akan kuliah ke UTM untuk segera mengisi atau memilih mata kuliah yang ditawarkan berikut ini di jurusan masing-masing:
- Mata kuliah jurusan Teknik Informatika (TI):
1.1 IT Entrepreneurship (Mata kuliah wajib sebagai ganti mata kuliah Kewirausahaan dan Bisnis);
1.2 Knowledge based and expert system;
1.3 Computational intelligence;
1.4 Computer forensic;
1.5 Computer games;
1.6 Software quality assurance.
- Mata kuliah jurusan Sistem Informasi (SI):
2.1 IT Entrepreneurship (Mata kuliah wajib sebagai ganti mata kuliah Kewirausahaan dan Bisnis);
2.2 Database admin;
2.3 System development technology;
2.4 Web technology;
2.5 Software quality assurance.
untuk informasi tambahan silakan lihat web:http://webs.fsksm.utm.my/
25 Juni 2011
Mahasiswa Fasilkom Unsri Terpilih PIMNAS 2011 di Makasar
Mohon dukungannya agar wakil Fasilkom dapat menjadi pemenang pada PIMNAS 2011 ini.
Selamat berjuang semoga sukses.
Pembantu Dekan III,
Samsuryadi Sahmin Hanan
04 Juni 2011
RENUNGAN
Ketika jasadku digeletakkan menunggu untuk dimadikan, mampukah aku tegar menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan malaikat kepadaku: 1. Wahai anak Adam, dimanakah tubuhmu yang kuat itu, mengapa kini engaku tidak berdaya? 2. Wahai anak Adam, dimanakah lisanmu yang lantang itu, mengapa kini engkau terdiam? 3. Wahai anak Adam, dimanakah orang-orang yang mengasihimu, mengapa kini mereka membiarkanmu tergeletak sendirian tanpa daya?
Sewaktu mayatku dibaringkan di atas kain kafan, siap dibungkus, mampukah aku menuruti apa yang dikatakan malaikat: 1. Wahai anak Adam, bersiaplah engkau pergi jauh tanpa membawa bekal! 2. Wahai anak Adam, pergilah dari rumahmu dan jangan kembali! 3. Wahai anak Adam, naikilah tandu yang tidak akan pernah engkau nikmati lagi setelah itu!
Tatkala jenazah dipikul di atas keranda, sanggupkah aku bersikap anggun seperti seorang raja yang ditandu prajurit, ketika malaikat berseru kepadaku: 1. Wahai anak Adam, bahagialah engkau apabila engkau termasuk orang-orang yang bertaubat, 2. Wahai anak Adam, berbahagialah engkau apabila di dunia engkau selalu taat pada perintah Allah dan Rasul-Nya, 3. Wahai anak Adam, berbahagialah engkau apabila yang menjadi teman abadimu di alam kubur adalah ridha Allah, celakalah engkau apabila teman abadimu murka Allah!
Ketika aku dibaringkan untuk dishalati, akankah diriku mampu bersikap ‘manis’ tatkala malaikat berbisik di telingaku: 1. Wahai anak Adam, semua perbuatan yang telah engkau lakukan akan engkau lihat kembali, 2. Wahai anak Adam, apabila selama ini engkau tenggelam dalam amal shaleh maka bergembiralah, 3. Wahai anak Adam, apabila selama ini engkau tenggelam dalam kemaksiatan menuruti nafsu, maka sambutlah penderitaan akibat keenggananmu mengabdi kepada-Nya!
Sewaktu jasadku berada di tepi kubur siap untuk diturunkan ke liang lahat, akankah lidahku keluh menjawab pertanyaan malaikat yang berbisik lirih: 1. Wahai anak Adam, kedamaian apakah yang engkau bawa untuk menempati rumah cacing ini? 2. Wahai anak Adam, cahaya apakah yang engkau bawa untuk menempati rumah yang gelap ini? 3. Wahai anak Adam, siapakah temanmu yang engkau ajak menemanimu dalam penantian panjang ini?
Tatkala akau sudah diletakkan di liang kubur, masih mampukah aku tersenyum menjawab ucapan selamat datang yang disampaikan bumi kepadaku: 1. Wahai anak Adam, ketika berada di punggungku engkau bergelak tawa, kini setelah berada di perutku apakah engkau tertawa juga, ataukah engkau menanggis menyesali diri? 2. Wahai anak Adam, ketika berada di punggungku engaku bergembira ria, kini setelah engkau berada di perutku apakah ke gembiraan itu masih tersisa, ataukah engkau akan tenggelam dalam duka nestapa? 3. Wahai anak Adam, ketika berada di punggungku engkau bersilat lidah, masihkah kini engkau ‘bernyayi’ ataukah engkau akan diam membisu seribu bahasa bergelut dengan penyesalan?
Setelah aku sendiri terbujur kaku dihimpit bumi tanpa daya dalam liang lahat, sementara sanak keluargaku beserta teman-teman karibku pulang ke rumahnya masing-masing, akankah kecemasan menguasai diriku ketika Allah Subhanahu wata’ala berfirman: “wahai hambaku, sekarang engkau terasingkan sendirian. Mereka pergi telah meninggalkan engkau dalam kesempitan dan kegelapan. Padahal dulu engkau membangkang tidak mau taat kepadaKU semata-mata untuk kepentingan mereka. Balasan apa yang engkau peroleh dari mereka? Masih pantaskan engkau mengharapkan surgaKU?”
Saduran bebas dari: “Jalan ke Hadirat Allah”: Syamsul Rizal.
Dari buku Bahan Renungan Kalbu yang dikarang oleh Ir. Permadi Alibasyah.
26 Mei 2011
LOWONGAN PEKERJAAN
Dibutuhkan karyawan: Teknisi Komputer (Kode. MIS.Tek) & Programer (Kode: MIS.Prog)
0 Pria usia max 26 tahun;
0 Fresh Graduated D3/S1 Komputer;
0 IPK min. 3.0;
0 Menguasai bahasa Inggris (pasif);
0 Programer: Menguasai bahasa pemrograman;
0 Teknisi: Menguasai sistem jaringan (LAN);
0 Bisa bekerja dibawah tekanan;
0 Komunikatif, mampu bekerja sama dalam tim;
0 Bersedia ditempatkan di semua Wilayah kerja Perusahaan.
Surat lamaran, CV, Ijazah & transkrip Nilai yang telah dilegalisir, pas photo 4 x 6, tulis kode disebelah kiri atas amplop dan kirim paling lambat tanggal 04 Juni 2011 ke alamat:
email: resourches.dev@gmail.com atau
PO. BOX 99 Tebat Agung Rambang dangku Muara Enim Sumsel.
(Lamaran hanya kami terima via PO.BOX atau email, lamaran yang sudah dikirim tidak bisa diambil kembali, hanya lamaran memenuhi persyaratan yang akan kami proses selanjutnya).
25 Mei 2011
LOWONGAN PROYEK WEB BASED KNOWLEDGE MANAGEMENT APPLICATION
1. Java junior programmer
Menerima juga fresh graduate yang punya cukup Java programming skill. Diutamakan yang memiliki pengalaman salah satu dari:
a. teknologi 'AJAX' beserta framework aplikasi web 'Apache Wicket' (untuk menangani GUI)
b. repositori konten 'Apache Jackrabbit' beserta server aplikasi 'Glassfish' (untuk menangani server)
2. Sales consultant
Memiliki kemampuan komunikasi yang baik dan pengalaman menyusun spesifikasi solusi bagi calon pemakai. Diutamakan yang punya pemahaman tentang Knowledge Management.
Persyaratan umum :
- menyukai tantangan dan kerja keras
- dapat belajar hal-hal baru dalam waktu singkat
- punya inisiatif untuk inovasi dan dapat bekerja mandiri
Tempat kerja di Jakarta.
Bagi peminat serius, silakan mengirimkan CV ke
iko.pramudiono@gmail.com
10 Februari 2011
Mahasiswa TKJ Fakultas Ilmu Komputer Unsri mendapat Hibah PKM 2011
1. "Moquidoll : Boneka Pengusir Nyamuk Bebas Polusi", PKMK: Kgs. M. Junaidi Kurniawan, Gina Rufaqoh Yemada, Mona Luana, Puspa Hariyani, Zuyan Aji Juliadi;
2. Olahan Pempek Rasa Internasional (Operasional), PKMK: Gina Rufaqoh Yemada Kgs. M. Junaidi Kurniawan, Mona Luana, Puspa Hariyani, Zuyan Aji Juliadi;
3. Membangun Media Pembelajaran Online untuk Meningkatkan Mutu Pendidikan, PKMM: Adi Saputra, Riyan Safikri, Basman, Sony Adrian, Nike Mardiana Marbun.
Diberitahukan kepada mahasiswa yang berminat mengikuti PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA (PKM) untuk didanai DIKTI tahun 2012:
1. PKM-Penulisan Artikel Ilmiah (PKM-AI)
2. PKM-Gagasan Tertulis (PKM-GT)
Proposal selambatnya diterima oleh Bagian Kemahasiswaan Unsri pada tanggal 1 Maret 2011. Panduan dapat diunduh (download) melalui: dp2m.dikti.go.id/data/pkm2010_REVISI02.pdf atau menghubungi Pembantu Dekan III.
Selain itu. mahasiswa dapat membuat proposal untuk:
1. PKM-Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-M)
2. PKM-Kewirausahaan (PKM-K)
3. PKM-Penerapan Teknologi (PKM-T)
4. PKM-Penelitian (PKM-P)
5. PHK-Asosiasi Profesi Mahasiswa (PHK-APM)
Batas akhir Proposal untuk kelima Hibah PKM di atas belum ditentukan, namun berdasarkan pengalaman tahun 2010 sampai bulan Juni.
Bagi mahasiswa yang berminat mengikuti Program PKM ini tetapi belum jelas atau tidak tahu cara membuat proposalnya silahkan mendaftar ke syamsuryadi@unsri.ac.id untuk mengikuti Pelatihan Pembuatan Proposal PKM yang akan dilaksanakan pada tanggal 21 Maret 2011 pukul 10.00 - 12.00 di Indralaya dan 26 Maret 2011 pukul 10.00 - 12.00 di Bukit Besar Palembang.
Palembang, 10 Februari 2011
Pembantu Dekan III Fasilkom Unsri
Samsuryadi
17 Juli 2010
Mau pilih yang mana Khairun atau Syarrun?
Sebagaimana Firman Allah Subhanahu wata’ Allah dalam surah Ar-Rum[30] ayat 41: “Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).”
Sadarkah kita terhadap segala perbuatan yang dilakukan selama ini. Apakah sudah memenuhi ketentuan Allah ataukah sudah tidak lagi berada alam ruang Ilmu Allah? Mari kita introspeksi diri (menghitung diri), hisablah diri kita sebelum Allah yang mengisab kita. Bila kita tidak berada pada ruang (jalan) Allah, maka Allah tidak akan memberikan ganjaran (amal) baik bagi kita. Semua tergantung pada manusia itu sendiri mau memilih jalan mana? Allah telah memberikan dua jalan kepada manusia (rujuk al-Qur’an surat al-Balad [90] ayat 10), yaitu jalan baik (khairun) dan jalan buruk (syarrun)—qadruhu khairuhu wa syarruhu minallahi (al-hadits).
Bila kita menurut jalan khairun, maka kita akan dimasukkan ke surga (jannah) seperti Firman Allah subhanahu wata’ allah ini: “Dan sampaikanlah berita gembira kepada mereka yang beriman dan berbuat baik, bahwa bagi mereka disediakan surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya. Setiap mereka diberi rezeki buah-buahan dalam surga-surga itu, mereka mengatakan: "Inilah yang pernah diberikan kepada kami dahulu." Mereka diberi buah-buahan yang serupa dan untuk mereka di dalamnya ada istri-istri yang suci dan mereka kekal di dalamnya.” Rujuk ke al-Qur’an surah al-Baqarah[2] ayat 25, untuk surah dan ayat lainnya silakan rujuk ke al-qur’an dan al-hadits.
Sebaliknya, bila kita mengikuti jalan syarrun, maka kita akan dimasukkan ke neraka (narrun) seperti Firman Allah subhanahu wata’ allah: “(Bukan demikian), yang benar, barang siapa berbuat dosa dan ia telah diliputi oleh dosanya, mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya.” Rujuk ke al-Qur’an surah al-Baqarah[2] ayat 81, untuk surah dan ayat lainnya silakan rujuk ke al-qur’an dan al-hadits.
Secara singkat bahwa Allah menawarkan dua jalan kepada kita, mau pilih yang mana? Semua terserah kita, dipersilahkan memilih tidak ada paksaan dari Allah.
Untuk itu, marilah kita membuka, membaca, memahami makna (terjemahan/tafsir) al-qur’an dan mengakhirinya dengan mewujudkan apa saja yang telah diketahui melalui keseharian hidup kita. Amin ya rabbal ‘alamin.
Kebenaran hanyalah dari Allah, kehilafan atau ketidaktahuan berasal dari saya.
Johor, 09 Juli 2010 pada 01:11.
Al-faqir dari Ilmu Allah,
Samsuryadi Sahmin.
06 Juli 2010
Teknik Informatika Bilingual angkatan 2007 Kuliah 1 Semester di Universiti Teknologi Malaysia
Mahasiswa program studi Teknik Informatika kelas Bilingual angkatan 2007 Fasilkom Unsri tiba di Skudai, Johor pada tanggal 1 Juli 2010 sejumlah 69 orang untuk mengikuti kuliah satu semester di Fakulti Sains Komputer dan Sistem Maklumat (FSKSM) Universiti Teknologi Malaysia (UTM). Perkuliahan akan dimulai pada tanggal 12 Juli dan berakhir pada tanggal 13 Nopember 2010. Dari 69 orang mahasiswa tersebut terdiri dari 35 orang lelaki ditempatkan di Hostel K14 dan K15, dan 34 orang perempuan ditempatkan di Hostel K9.
Mahasiswa mengikuti kuliah berdasarkan mata kuliah yang dipilih sebelum berangkat ke UTM dan mendapat persetujuan dari rapat jurusan. Supaya mata kuliah yang dipilih mahasiswa sesuai dengan kompetensi dan sasaran yang ingin dicapai oleh jurusan Teknik Informatika. Jumlah sks yang boleh diambil oleh mahasiswa terletak pada kisaran 12 sampai 18 sks. Mahasiswa ini akan mengikuti kuliah di kelas internasional, agar mereka dapat berinteraksi dengan mahasiswa dari berbagai bangsa, seperti dari Iran, Irak, Yaman, Sudan, Somalia, dan lain sebagainya.
Adapun mata kuliah yang dipilih oleh mahasiswa adalah Industrial Quality Control Technique, IT Enterpreunership, Computer Forensic, Computational Intelligence, Database Administration, Network Programming, Interactive Computer Graphics, Industrial Operation Management, Computer Graphic Modelling.
Program ini merupakan program lanjutan dari tahun 2009 yang telah mengirim mahasiswa program studi Teknik Informatika kelas Bilingual angkatan 2006 sebanyak 28 orang dengan hasil sangat memuaskan. Mereka tidak saja mendapatkan pola pembelajaran berstandar internasional, adanya kemudahan akses artikel (paper) dari berbagai jurnal internsional secara gratis, tersedia berbagai fasilitas olahraga untuk bermain futsal, bola kaki, basket, kriket, bola voli, bulu tangkis, bahkan berkudapun ada (tapi berkuda ini harus bayar). Untuk pergi kuliah tersedia shuttle bis yang tidak perlu bayar lagi. Untuk keamanan setiap pintu gerbang dijaga secara 24 jam, sehingga mahasiswa keluar atau masuk kampus tidak boleh melibihi pukul 10 malam. Bila mereka melakukan itu, akan ditangkap oleh petugas keamanan dan diselesikan menurut aturan yang berlaku di UTM.
Pengenalan Pola
Pola ini dibentuk oleh Allah bagi manusia, agar mereka mampu mempelajari gejala atau fenomena alam untuk dimanfaatkan bagi kelangsungan hidupnya. Keberlangsungan kehidupan ini ditentukan juga oleh pola alam yang ada disekitar kehidupan manusia. Bila alam mengalami perubahan pola dari keseimbangannya, maka manusia akan mengalami perubahan pola tersebut seperti: banjir, penyakit, gunung meletus dan lainnya.
Manusia dituntut untuk memperlakukan pola alam ini sesuai dengan polanya agar terjalin keharmonisan pada alam. Adanya keharmonisan alam membuat manusia dapat menikmati hidupnya secara nyaman di alam ini. Pola-pola kehidupan yang diberikan Allah hendaklah dijaga agar keberlangsungan hidup dapat terjamin bagi generasi mendatang. Karena kehidupan masa depan ditentukan oleh kehidupan orang-orang pada masa kini.
Johor, 06 Juli 2010.
09 Juni 2010
Jadilah yang Terdepan
Hal inilah yang menjadikan tiap-tiap individu ini menjadi spesial. Kedudukan kita di mata Allah pun akan terlihat sama, sebagai makhluk ciptaanNYA. Namun terkadang masih saja ada manusia-manusia yang menganggap bahwa dirinya lebih dibandingkan orang lain disekitarnya. Oleh karena itu hendaknya kita selalu bersyukur dengan apa-apa yang telah diberikanNYA.
Apalagi kita diciptakan dalam keadaan yang sempurna, sehat jasmani dan rohani. Sementara itu, ada saudara kita yang kurang beruntung dengan mengalami kecacatan fisik dan atau mental. Mereka tentu memerlukan dorongan semangat atau motivasi dari kita, agar mereka merasa diterima dan diperlakukan dengan baik dalam hidup ini.
Untuk itu, kita jangan menilai seseorang itu dari tampilan fisik (mentalnya) saja, karena semua manusia adalah makhluk Allah yang diciptakan sama yang membedakannya adalah ketakwaannya terhadap Allah subhanahu wata' Allah semata saja.
====================
Tulisan ini dikutip dan diedit dari koran Sumatera Ekspres tanggal 09 Juli 2010.
09 Juni 2009
Antara Orangtua dan Tontonan Anak
Baca selanjuntya <<<<<
Tingkatan Berbuat Ihsan
Baca selanjutnya <<<<<
Tak Perlu Malu Berkata “Tidak Tahu’’
Seterusnya >>>>>>
Jabat Tangan antara Pria dan Wanita
Diriwayatkan oleh Bukhori dari Qatadah berkata: ”Aku berkata kepada Anas apakah berjabat tangan terjadi pada para sahabat Nabi saw?” Dia menjawab,”Ya.”
Selanjutnya>>>>>>
05 Juni 2009
Motivasi dan Mood Menulis
Sekedar mengingatkan bahwa menulis itu adalah keterampilan. Sehingga dengan sendirinya membutuhkan latihan yang rutin.
Untuk melatih diri dalam menulis butuh waktu, kita harus menyiapkan waktu khusus untuk menulis. Jangan menunggu siap dan ada mood, tapi harus menyiapkan waktu.
MOOD
= Banyak orang tidak produktif menghasilkan tulisan.
Banyak orang tidak ajeg menulis. Banyak yang memberi alasan: "Menulis apa?" Alias tak punya stok atau bahan yang bisa dirangkai menjadi sebuah tulisan. Kalau tidak demikian, "Ah, aku sedang nggak ada mood menulis."
= Mood menurut kamus Oxford adalah "the way you are feeling at a particular time". Suasana hati atau jiwa pada suatu saat. Karena itu, mood bisa (sedang) baik (good mood) dan bisa (sedang) buruk (bad mood), tergantung banyak hal.
= Tetapi yang menarik, karena mood adalah suasana hati, berarti good mood sebenarnya bisa dikondisikan dan bad mood bisa dicegah. Tetapi justru yang banyak terjadi adalah kita membiarkan good atau bad mood itu menimpa pada diri kita dan kita hanya pasrah jiwa raga.
Dalam paparannya Prof. Joni menyampaikan bahwa ada beberapa hal yang bisa memupuk motivasi kita dalam menulis:
1. Memposisikan bahwa menulis adalah bagian dari ibadah kita;
2. Menulis adalah bagian dari perjuangan;
3. Menciptakan atau membentuk tempat untuk berkreasi dan meningkatkan kemampuan kita dalam menulis;
4. Bergabung dengan komunitas kepenulisan, bisa membantu kita mempertahankan dan mungkin meningkatkan motivasi menulis kita.
Motivasi dosen menulis buku ajar:
1. Memperlancar proses belajar mengajar;
2. Menambah popularitas;
3. Mencari kredit point;
4. Mengukir nama dengan tinta;
5. Meningkatkan kesejahteraan.
23 Mei 2009
Dicari Pemimpin Akhirat
Saat menyuguhkan minuman, Nik Aziz menggunakan gelas kaca yang bentuknya berbeda-beda. Itu pun hanya gelas biasa, yang mudah ditemukan di keramaian pasar rakyat yang dipimpinnya.
Farish Noor, politikus Malaysia, pernah bertemu dengannya tahun 1999. Ketika bertemu lagi sembilan tahun kemudian, Farish melihat pena plastik yang dibawa Nik Aziz sama saat ia bertemu pertama kali. Ketika menggunakannya, Nik Aziz tidak menekan keras penahnya, "Untuk menghemat tinta", kata sang Menteri Besar.
Tidak seperti pejabat yang biasanya membicarakan masalah pendapatan ekonomi atau situasi politik yang bersifat keduniaan semata. Pria kelahiran 1931 ini justru kerap berpidato masalah hidup sesudah mati. "Ingatlah!" tegasnya, "Dunia hanya bersifat temporal. Tidak ada yang hidup selamanya, baik itu yang kuat atau lemah. Yang miskin, atau yang kaya, kelak akan meninggalkan dunia ini."
Di Indonesia sekarang ini, pemimpin mana yang berkata seperti Nik Aziz Nik Mat? Pada 16 April lalu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berpidato, mengomentari kecurangan yang dituduhkan kepadanya. "Tuduhan membabi-buta, apalagi tanpa bukti yang dapat dipertanggungjawabkan, bahwa pemilu ini curang dan hasil penghitungan suara KPU yang belum selesai juga dihakimi sebagai tidak benar, tentulah sikap yang prematur dan bukan politik yang baik," ujarnya.
Pada kesempatan yang berbeda, tujuh hari kemudian, Ketua Umum partai Golkar, Jusuf Kalla, berpidato maslah koalisi partai. "Golkar menentukan sendiri partai mana yang bisa menjalin kemitraan, bukan ditentukan kepada pihak yang memilih," katanya berapi-api dan mampu mengubah semangat keluarga besar partai beringin yang dipimpinnya.
Entah kapan SBY dan JK berbicara masalah keakhiratan. Yang jelas sekarang ini, keduanya sibuk memikirkan masalah keduniaan, mempersiapkan diri bertarungt menghadapi pemilu presiden mendatang.
Pemimpin Umat Islam
Dari kedua petarung kursi kepresidenan itu, manakah presiden umat Islam? Ketika ditanya seperti itu, Asep Sobari, pakar sirah nabawiyah, terlihat tersenyum. Menurutnya, masalah kepemimpinan politik memang penting tapi bukan segalanya. "Anggaplah seperti kita buang hajat di WC," ujarnya santai tapi serius.
Ungkapan ini muncul karena kekecewaan Asep dengan para calon pemimpin Indonesia yang tidak satu pun memenuhi kriteria Islam. "Tidak ada yang seperti Nabi Yusuf, sosok yang kuat berpendirian, dan amanah. Amanah itu menunjukkan keikhlasan yang luar biasa," katanya.
Asep berpendapat, pemimpin yang amanah mampu memosisikan dirinya sebagai perwakilan masyarakat yang dipimpinnya, sekaligus sebagai ciptaan Tuhgan di muka bumi ini. "Kelak, semua jejak langkahnya akan dipertanggungjawabkan dihadapan Allah."
Asep menuturkan kepemimpinan Umar bin Khattab yang sangat merakyat, sebuah contoh kempemimpinan ideal dalam sejarah Islam. Dia menilai, Umar adalah sosok yang terbuka untuk berdialog dengan umat Islam. "Umar adalah pemimpin yang melayani rakyat, bukan malah dilayani," jelasnya.
Ketika mempelajari Umar, Asep menemukan fakta, suatu ketika Umar merawat sendiri onta yang ditungganginya tanpa harus mengangkat staf khusus. Ketika onta itu sakit, Umar sendiri yang mengobatinya di bawah terik matahari. Sempat ada yang kasihan, kemudian menyarankan agar budak saja yang menyembuhkan onta itu ketimbang Umar. Umar menjawab, dirinyalah yang lebih budak karena harus melayani masyarakat banyak.
Dalam sebuah riwayat tentang Umar, Asep mengetahui, rumah pejabat di zaman Umar tidak boleh berpintu gerbang, agar rakyat dapat berdialog setiap saat. "Apalagi ada satpamnya, tidak boleh itu," ujar Asep.
Kalau musim haji tiba, Umar mengundang seluruh pejabantnya berkumpul di Arafah dan mengatakan kepada seluruh umat Islam, siapa saja yang pernah dizalimi Umar, maka mereka dapat meng-qishash Umar pada saat itu juga. "Begitulah pemimpin yang amanah," kata Asep.
Melahirkan pemimpin
Bagaimana cara melahirkan pemimpin yang amanah? Sejarawan ini menyimpulkannya dalam tiga kata, "butuh waktu lama." Setidaknya butuh 40 tahun untuk melahirkan generasi yang siap memimpin kejayaan umat Islam . Bisa jadi lebi dari itu.
Dia mengisahkan bunga rampai perjuangan hujjatul Islam, Imam al-Ghazali, dalam memperbaiki umat Islam. "Untuk melakukan itu," ujarnya, "al-Ghazali terjun langsung, mendiagnosa penyakit umat Islam, dengan melahirkan karya-karya brilian."
Setelah melakukan itu, pengarang Ihya Ulumuddin ini baru memutuskan perlunya memfilter beberapa poin filsafat Ibnu Sina, menghubungkan antara tasawuf dan fikih. "Sekitar 100 tahun kemudian," tutur Asep, "Baru lahir generasi Salahuddin al-Ayyubi yang mampu membebaskan Yerussalem."
Dulu, Indonesia sempat melahirkan seorang pemimpin yang amanah, membela rakyat sepenu hati. Prasasti sejarah Indonesia telah mengukir nama M. Natsir sebagai sosok perdana menteri yang amanah kepada rakyat. Dia berani mengunjungi Aceh yang pada saat itu sedang konflik, ingin bercerai dari Indonesia.
Ketika berbicara dengan komanda Aceh, Natsir tahu Aceh tetap bersikukuh dengan pendiriannya. Kemudian Natsir berkata, "Kalau begitu, besok saya akan mencopot jabatan saya sebagai perdana menteri."
Sang komandan bertanya-tanya, kenapa harus begitu. Kemudian Natsir menjawab, "kalau saya terus menjadi perdana menteri, saya akan mengirim pasukan untuk menghabisi saudara saya sendiri," tegasnya. Setelah mendengar jawaban itu, Aceh akhirnya enggan memisahkan diri.
Jika Natsir masih hidup, maka dia tidak akan bisa diam. "Ia akan menyelamatkan Indonesia yang sekarang ini kacau balau, " Kata M. Cholil Badawi, mantan Ketua PW Masyumi Magelang. Bisa dinilai, Natsir adalah sosok pemimpin yang penuh integritas dan bermoral tinggi.
Terkait dengan moral, Adnin Armas, Direktur Eksekutif INSIST (Institute for the study of Islamic Thought and Civilization) mengatakan, itulah syarat yang harus diperhitungkan. Setelah mengamati keadaan politik, dia kecewa dengan calon pemimpin sekarang ini yang sudah banyak mengorbankan harta. Dalam pandangannya, ia melihat pemimpin sekarang tidak lagi harus yang bermoral, padahal itulah syarat utama kepemimpinan dalam Islam.
"Jangan main-main dengan pemimpin! Dia harus memiliki kapasitas untuk berdakwah, bukan orang gila, apalagi kalau ingin dilayani," jelasnya. Adnin menilai, pemimpin sangat penting dalam islam, terlepas bentuknya bagaimana. Seperti yang dikatakan Imam Ghazali, pemimpin itu penjaga agama. Ibarat dua sisi uang logam yang tidak terpisah, kepemimpinan tidak bisa dipishkan dari agama.
"Ini penting," kata Adnin. Ulama terdahulu sudah membahas masalah kepemimpinan. Seperti al-Farabi dalam Ara Ahlul Madinah al-Fadhilah, al-Ghazali melalui Nashihatul Muluk, al-Mawardi yang menulis al-Ahkam as-Sulthaniyah, dan Ibnu Taimiyah dengan as-Siyasah as-Syar'iyyah.
Adnin mengisahkan jejak langkah penemu fonetika bahasa Arab, Abul Aswad ad-Duali. Semasa hidup dulu pernah mengatakan, pemimpin itu penguasa manusia, dan ulama itu penguasa pemimpin. "Bukan ulama yang mendengar penguasa bicara," jelasnya. Mengomentari ulama zaman sekarng yang dianggapnya telah mengecewakan umat. "Jangankan pemimpin, ulamanya saja tidak benar. Jadi penguasanya tidak mau mendengar mereka," tambahnya.
Semoga pemimpin masa depan mampu memperbaiki sistem kenegaraan Indonesia, mampu melahirkan generasi seperti para pemimpin yang disebutkan di atas.
Disalin ulang dari tulisan Erdy Nasrul dalam Majalah Islam Sabili No.22 TH.XVI 26 Jumadil Awal 1430.